Hujan Sertai Badai Tunbangkan Pohon Durian Raksasa,Menimpa Rumah Warga Guyangan Jepara Hingga Hancur

Avatar pantasadmin

Hujan Sertai Badai Tunbangkan Pohon Durian Raksasa,Menimpa Rumah Warga Guyangan Jepara Hingga Hancur
Posted on :

Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Bangsri pada pukul 06.40 WIB berubah menjadi petaka bagi seorang warga Desa Guyangan.

Sebatang pohon durian berukuran besar tiba-tiba roboh dan menghantam atap rumah milik Nursahid (58), warga RT 003 RW 011, hingga menyebabkan kerusakan parah, Senin 23/02/2026.

Peristiwa terjadi begitu cepat. Saat hujan turun deras dan angin berembus kencang, warga sekitar mendengar suara retakan keras dari arah belakang rumah korban. Tak lama berselang, pohon durian yang berada tak jauh dari bangunan ambruk dan langsung menimpa bagian atap rumah.

“Suara benturannya keras sekali, warga langsung keluar rumah,” ujar salah satu tetangga.

Akibat kejadian tersebut, seluruh bagian atap rumah hancur. Rangka kayu patah dan genteng berserakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Saat kejadian, penghuni rumah berada di bagian dalam yang tidak langsung tertimpa batang utama pohon.

Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp20 juta. Kerusakan terparah berada pada bagian atap yang rata dengan tanah akibat tertimpa batang pohon berdiameter besar.

Meski dilanda musibah, semangat kebersamaan warga Desa Guyangan terlihat nyata. Sejak pagi, warga bergotong royong membantu membersihkan puing-puing, memotong batang pohon, serta mengamankan barang-barang berharga milik korban agar tidak rusak terkena air hujan.

Aksi solidaritas ini menjadi penopang utama di tengah duka yang dialami keluarga Nursahid.

Aparat dan Relawan Turun Tangan

Tak lama setelah kejadian pohon durian roboh, perangkat desa bersama relawan setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka membantu proses evakuasi batang pohon yang melintang di atas bangunan rumah korban. Pemotongan dilakukan secara bertahap menggunakan gergaji mesin agar tidak membahayakan warga sekitar.

Kepala dusun setempat mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Terutama bagi rumah yang berada dekat dengan pohon besar dan sudah berusia tua.

Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Dalam beberapa pekan terakhir, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang kerap melanda wilayah Kecamatan Bangsri dan sekitarnya. Kondisi ini meningkatkan risiko pohon tumbang atau roboh, terutama jika akar sudah rapuh atau tanah dalam kondisi labil akibat curah hujan tinggi.

Warga diimbau segera memangkas cabang pohon yang terlalu rimbun dan melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi batang maupun akar. Langkah antisipatif dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Ancaman Pohon Tua Saat Cuaca Ekstrem

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini menyimpan potensi bahaya, terutama bagi rumah-rumah yang berada dekat dengan pohon berukuran besar.

Minimnya perawatan dan pemeriksaan kondisi pohon dapat meningkatkan risiko tumbang saat diterpa angin kencang.

Warga berharap ada perhatian dari pihak terkait untuk melakukan pendataan serta langkah antisipatif terhadap pohon-pohon rawan tumbang di lingkungan permukiman.

Sementara itu, Nursahid dan keluarganya untuk sementara membersihkan bagian rumah yang masih bisa ditempati sembari menunggu proses perbaikan dilakukan secara bertahap.***(Alx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *