Viral Lagi : kembali Jalan Jepara Kelet Rusak Parah dan Kini Memakan Korban Hingga Meninggal, Jadi perhatian Kusus Kepala PU Bina Marga dan Cita Karya Provinsi Jawa Tengah

Avatar pantasadmin

Posted on :

Jepara Lagi Viral, Kondisinya makin parah sejak datang musim hujan. Ruas jalan Jepara-Kelet yang mengalami kerusakan salah satunya berada di Jalan Jepara-Mlonggo.

Beberapa titik jalan tampak berlubang dan membahayakan pengguna jalan. Kondisi jalan yang berlubang serta digenangi air beberapa kali membuat pengendara sepeda motor terjatuh. Bahkan, pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terjatuh karena lubang jalan tidak terlihat.

Warga mengeluhkan lambatnya respons pemerintah dalam memperbaiki jalan yang menjadi akses utama bagi masyarakat. Bahkan, ketika perbaikan dilakukan, mutu tambalan dinilai sangat rendah. “Baru diperbaiki sebentar, kena hujan dua kali tambalannya sudah hilang lagi,” kata Supriyanto, seorang pengendara motor yang sering melintas di jalan tersebut.

Kondisi jalan yang rusak parah dan genangan air yang menutupi lubang-lubang di jalan memperbesar risiko kecelakaan. Ahmad, warga Bangsri, menceritakan bahwa dirinya hampir menjadi korban saat motornya terperosok di lubang yang tertutup air. “Ini bukan hanya sekali dua kali. Hampir setiap hari ada yang jatuh, apalagi saat malam hari,” ujarnya, Senin (6/1/2025) malam.

Tidak hanya membahayakan keselamatan warga, kerusakan jalan ini juga berdampak pada perekonomian lokal. Sopir angkutan dan pedagang mengeluhkan kerugian akibat keterlambatan distribusi barang.

Siti, seorang warga setempat, mendesak agar pemerintah tidak hanya memberikan solusi sementara. “Kami ingin perbaikan jalan yang berkualitas, bukan sekadar tambal sulam. Kalau begini terus, warga yang menjadi korban,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya, Hanung Triyono, mengatakan, “Saat sekarang sedang proses kontrak 5 Miliar untuk pekerjaan di situ. Sehingga pekerjaan saat ini hanya tambal-tambal lubang dan di musim hujan, sehingga tidak maksimal hasilnya, ” Ujarnya, Selasa (7/1/2025).


Foto, informasi resmi dari DPUPR Kabupaten Jepara.

Ia menambahkan, “Rambu-rambu sudah dipasang juga, untuk pengguna jalan perlu hati-hati karena ruas tersebut juga melayani angkutan berat, ” imbuhnya.

Jadi, kata dia, “Kontrak ke depan rigid pavement, tapi hanya sepanjang 600 meter saja. Utamakan di lokasi yang parah dan berbahaya, ” tuturnya.

“Sebenarnya kami usulkan dengan pendanaan Inpres Jalan Daerah >100 M, bisa penanganan tuntas. Namun belum terealisasi, ” lanjutnya.

Diketahui, Pendanaan pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) bersumber dari berbagai sumber, di antaranya:

1. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

2. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

3. APB Desa, Sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat.

Apakah, Pemkab Jepara melalui (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) DPUPR Jepara bisa ikut bantu perbaiki?

“Bisa saja, namun sesuai kewenangan. Mereka (Pemkab Jepara) juga punya jalan status kabupaten yang perlu ditangani, ” Pungkasnya.

Terpisah, sesuai dengan informasi yang diterima, janji calon Bupati Jepara yang kini sudah memenangkan kontestasi politik Pilkada Jepara sebagai Bupati dan wakil Bupati Jepara terpilih pernah mengucapkan, “Jepara Mulus” dalam kampanyenya beberapa bulan lalu di tahun 2024. Jadi, masyarakat Jepara memiliki hak untuk menagih janji Bupati Jepara terpilih Witiarso Utomo dan Ibnu Hajar.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah serius untuk memperbaiki jalan Jepara-Bangsri secara permanen. Dengan intensitas hujan yang masih tinggi, langkah cepat dan perbaikan berkualitas menjadi kebutuhan mendesak agar keselamatan dan mobilitas warga tetap terjaga.***Sumber: NN-ALX

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *