ibeberapa Wilayah Kabupaten Jepara terpantau oleh aparat penegak hukum dan aparat pereintah, adanya peristiwa – peristiwa yang terdeteksi adanya peredaran Narkoba salah satunya di wilayah kecamatan mlonggo , dalam hal ini Desa Mambak yang kini dalam pantauan, dan memasuki fase darurat narkoba. Dalam rentang satu tahun terakhir, berbagai peristiwa mulai dari penemuan hingga penggerebekan kasus narkotika mengguncang ketenangan desa. Status darurat ini disampaikan langsung oleh aparat Polres Jepara kepada Petinggi Mambak, Hadi Prayitno.
Informasi tersebut kemudian ia sampaikan kembali dalam sambutannya pada acara selametan mobil sampah Desa Mambak, Jumat (21/11), di Balai Desa Mambak. Dengan suara tegas namun sarat keprihatinan, Hadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bangkit bersama menghadapi ancaman yang kian menggerogoti generasi muda.
“Mari kita jaga bersama generasi muda Mambak. Saling mengawasi anak-anak kita. Keluarga adalah pintu penjaga pertama,” tegas Hadi di hadapan para ketua RT, RW, BPD, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga desa.
Ia menegaskan bahwa upaya memutus rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan penegak hukum. Keberhasilan pencegahan membutuhkan kerja kolektif dari seluruh elemen desa Kadarkum, FKPM, Karang Taruna, IPNU-IPPNU, Ansor, PKK, hingga tokoh agama dan masyarakat.
“Lembaga desa adalah ujung tombak keberhasilan. Kita harus bergerak bersama, jangan biarkan remaja dan pemuda Mambak terpuruk semakin dalam,” ujar Hadi dengan penuh penekanan.
Dalam peristiwa lain juga jepara saat ini peredaran miras sudah mulai terang terangan dan bahkan di pasarkan dan di informasikan penjualannya memalui media sosial, seperti, peristiwa yang barusaja ramai di medsos yang baru ditangani oleh pihak berwajib, padahal peristiwa seperti ini sudah lama terjadi, peredaran miras bermerek maupun polosan setiap ada hajatan yang berbau musik itu tempat paling subur untuk mengedarkan dan mengkonsumsi miras polosan murah meriah, maupun bermerek, tak di pungkiri secara terang-terangan sering terjadi di gadapan para aparat pengamanan acara acara tersebut.
Peristiwa lain darurat prostitusi baik yang terselubung, berkedok warung remang-remang, area karauke, maupun yang exclusive di hotel-hotel melalui kurir maupun satpam, bahkan saat ini adanya pertemuan tertutup sedang menggodok dan membahas proyek Lokalisasi di wilayah kabupaten Jepara.sungguh ironisnya diduga di bahas oleh dan dari tempat yang terhormat.
peristiwa sebelumnya tentang bisnis ternak babi yang di duga juga digagas dari tempat-tempat yang terhormat, hingga dugaan adanya kopsurat dari PT terkemuka yang rencana akan memgelola kandang babi diduga dipalsukan karena perusaah merasa tidak pernah membuat surat pada pemerintah atau MUi.
hingga tulisan ini dibuat belum ada informasi terbarukan. ( Los)
Tinggalkan Balasan