Kebakaran besar di Nalumsari Jepara dilaporkan terjadi pada Sabtu (17/1/2026) dan menghebohkan warga sekitar. Peristiwa tersebut menjadi perhatian luas karena asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi ke udara, bahkan tampak jelas dari kejauhan. Sejumlah video dan foto yang merekam kobaran api di lokasi kejadian pun cepat menyebar di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat kobaran api menyala cukup besar disertai asap tebal yang terus mengepul. Beberapa warga tampak berhenti di pinggir jalan untuk melihat situasi, sementara sebagian lainnya memilih menjauh demi keselamatan. Dari kejauhan, api terlihat masih aktif, sedangkan gumpalan asap hitam terus bergulung di atas area yang terbakar.
Kebakaran ini membuat warga Nalumsari semakin khawatir karena dalam beberapa waktu terakhir wilayah tersebut juga sempat menghadapi cuaca ekstrem. Warga menyebut hujan deras sebelumnya menyebabkan sejumlah titik terdampak banjir. Situasi yang belum lama pulih, kini kembali diuji oleh musibah kebakaran besar yang menimbulkan kepanikan dan kekhawatiran.
Informasi awal dari petugas pemadam kebakaran (Damkar) menyebut lokasi kebakaran berada di PT Chengqi, perusahaan yang bergerak di bidang industri plastik dan foam di Jepara. Petugas di lapangan disebut masih melakukan penanganan untuk memadamkan api serta memastikan kebakaran tidak meluas ke titik lain di sekitar area kejadian.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi terkait penyebab awal kebakaran. Belum ada pula informasi pasti mengenai kerugian maupun laporan resmi apakah terdapat korban jiwa atau tidak. Namun, warga berharap peristiwa ini bisa segera ditangani dengan cepat dan seluruh pihak diberikan keselamatan.
Material plastik dan foam diketahui dapat menghasilkan asap yang lebih pekat apabila terbakar. Karena itu, masyarakat di sekitar lokasi diimbau untuk tidak mendekat, menjaga jarak aman, dan menghindari area yang terpapar asap. Warga juga disarankan memakai masker serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila asap menyebar lebih luas ke permukiman sekitar.
Selain itu, masyarakat diminta tidak memadati lokasi kebakaran agar tidak menghambat akses kendaraan petugas pemadam kebakaran dan pihak terkait. Akses jalan yang lancar dinilai penting agar proses pemadaman, suplai air, serta pengamanan area bisa berjalan tanpa kendala. Warga juga diingatkan untuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya agar situasi tetap kondusif.
Di media sosial, sejumlah warga turut menyampaikan doa dan harapan agar kebakaran tersebut tidak menelan korban jiwa. Banyak warga menilai kejadian ini terasa berat karena Nalumsari sebelumnya juga baru saja menghadapi hujan deras dan banjir. Kini, musibah kebakaran kembali terjadi dan membuat masyarakat meminta semua pihak lebih waspada terhadap potensi bencana susulan, termasuk kebakaran di area industri.
Sementara itu, warga sekitar berharap adanya informasi resmi lanjutan terkait penyebab kebakaran, titik awal api, serta perkembangan proses pemadaman. Mereka juga berharap petugas dapat segera mengendalikan api sehingga asap tidak semakin menyebar dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Global7.id akan terus memantau perkembangan kebakaran Nalumsari Jepara ini dan menyajikan pembaruan terbaru setelah ada pernyataan resmi lanjutan dari pihak terkait. Informasi tambahan akan diupdate begitu proses penanganan di lapangan berkembang.***(Alx)





Tinggalkan Balasan