Kalahkan 40 Pendaftar, Inilah Sosok Pemeran Ratu Kalinyamat 2025 asal Jepara

Avatar pantasadmin

Kalahkan 40 Pendaftar, Inilah Sosok Pemeran Ratu Kalinyamat 2025 asal Jepara
Posted on :

Pantas ViraMengenal sosok Dwi Yunita Aviliani perempuan kelahiran 9 Juni 2004 asal kecamatan Kalinyamat, Jepara yang dirinya terpilih untuk memerankan Ratu Kalinyamat dalam Pekan Budaya Desa Kriyan Sabtu (15/2) lalu.

Terlihat Yunita didandani dengan pakaian khas kerajaan serta dikirab dengan gunung-gunungan hasil bumi mulanya menjalani serangkaian tes untuk dapat memerankan Ratu Kalinyamat. Tokoh yang turut menjadi ikon khas Kabupaten Jepara.

Dari pihak panitia dan dewan juri, mengadakan audisi dan beberapa tahap tes tulis, lisan dan termasuk tes baca hingga tulis Alquran.

Hal itu menjadi tes utama yang harus dijalani, meskipun ada beberapa hal pendukung lain seperti tinggi badan, tes jalan, serta bentuk wajah bagian rahang dan dagu.

“Mungkin dari beberapa tes tersebut saya termasuk kriteria yang dicari, maka dari itu saya terpilih menjadi pemeran Ratu Kalinyamat 2025 dalam tradisi Baratan. Waktu itu ada 40-an pendaftar, ” ujarnya Jumat (21/2).

Meskipun saat mengikuti audisi pihaknya sempat merasa kurang percaya diri (insecure), namun karena dukungan dari keluarga membuatnya membulatkan tekad untuk tetap berani maju.

Ia menambahkan, “Perasaan awal saat saya dipilih menjadi pemeran Ratu Kalinyamat, jelas saya senang dan bangga sekaligus kaget, ” imbuhnya.

Tak hanya berhenti di situ, setelah terpilih, Yunita harus menjalani persiapan yang terbilang khusus. Fisik, mental, dan spiritualnya dilatih sedemikian rupa. Secara pribadi dirinya berpuasa dan berziarah ke makam yang berada kompleks Masjis Astana Sultan Hadlirin Mantingan.

“Sebelum acara dimulai saya diwajibkan untuk mandi kembang dan diruwat oleh salah satu dewan juri sekaligus tokoh masyarakat, Gus Amar. Pada hari H, pukul setengah 12 siang, ” tuturnya.

Perempuan yang kini mahasiswi semester 6 jurusan bimbingan konseling Islam di IAIN Kudus tersebut, sebelumnya pada tahun 2018 silam, juga pernah berkesempatan untuk memerankan prajurit Ratu Kalinyamat.

Kecintaannya terhadap tradisi dan budaya, serta sejarah daerah membuatnya bersemangat untuk turut berpartisipasi dalam adat tahunan tersebut.

Menurutnya, sebagai generasi muda, juga memiliki peran strategis dalam upaya pelestarian dan pemajuan sejarah kebudayaan yang sudah ada.

Yunita berharap, kepada generasi muda supaya terus melestarikan tradisi-tradisi yang ada khususnya di Kabupaten Jepara.

Apalagi tradisi Baratan Ratu Kalinyamat yang memang sudah setiap tahun sekali diadakan. Ratu Kalinyamat sendiri pun telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

“Mengingat sosok Ratu Kalinyamat sendiri adalah sosok yang berani dan tegas, generasi muda patut untuk meneladani keberanian dan ketegasan, dan keteladanan dalam mengambil keputusan atau menghadapi suatu permasalahan, ” pungkasnya.***

Sumber: RK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *