janji politik Pemerintah tentang perubahan dan perkembangan Ekonomi di tahiun 2025 akan mengalami peningkatan, namun kenyataannya sejak pemerintahan prabowo – gibran berkuasa belum tampak ada tanda-tanda peningkatan namun yang terlihat di drama politik yang takberkesudahan. Akibatnya kurang dan tidak fokusnya perhatian pemerintah terhadap permasalahan ekonomi masyarakat semakin terpuruk, terbukti banyak perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya terhadap karyawannya maupun distributor atau suplayer, banyak pekerja yang masih di hutang pembayarannya, adajuga yang ditahan atau tidak menerima THR, lebih parahnya lagi suplayer atau distributor barang pokok atau bahan dan barang pelengkap tidak terselesaikan bahkan ada juga perusahaan yang tidak melakukan pembayaran alias cuci tangan tentang keadaan , lebih lebih seperti saat lebaran idul fitri ini keuangan sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat lebaran.
Cintohnya beberapa suplayer Perusahaan yang di Pimpin Sdr FR sekaligus juga Oner perusahaan enggan dan sulit di konfirmasi dan sulit ditemui, bahkan cenderung menghindar dari tanggung jawab. bahkan terlihat pasrah saat supliyer mendatangi gudanngya hingga tutup liburan Idul Fitri owner.
ampai saat pemberitaan hari ini beberapa perusahaan, pihak -pihak belum ada yang bisa dikonfirmasi belah pihak, baik dari PT.Perusahaan, Pekerja dan Suplayer yang selama ini merasa di rugikan atas ketidakjelasan sistem managemen perusahaan pembayaran,



Tinggalkan Balasan