Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Raya Kudus–jepara,
tepatnya di Barat Lampu merah Gotri, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara Tepat
depan rumah Kakek dan Paman Korban pada Rabu malam Kamis (12/10/2025) sekitar
pukul 20.30 WIB.Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario no. pol.
K-6401-AFC dengan truk kontainer
bernomor polisi B-9602-SD, Saat itu
sedang mogok di badan jalan sebelah selatan menghadap ke barat dengan tanpa
memasang rambu-rambu di belakang dan depan Truk kontainernya.Korban diketahui bernama Sdr.NURUN NASHIH bin ACHMAD MIRZA,
Lahir 14 Januari 2011 (14th) asal desa Kriyan Kec. Kalinyamatan Kab.Jepara.
Kronologi Kejadian
Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor berboncengan
dengan adiknya dari arah timur menuju ke barat (dari lampu merah Gotri ke barat
) Nurun dan adeknya bermaksud membeli pulsa dan dalam kondisi hujan deras dengan kecepatan
sedang, Menurut Keterangan Warga sekitar kejadian dan beberapa Saksi mata Truk
Kontiner saat itu mogok tanpa ada tanda pengaman dan rambu-rambu, korban
menabrak bagian kanan box belakang truk kontainer yang berhenti di bahu jalan
sebelah selatan. Akibat benturan tersebut, helem hancur sehingga korban
mengalami luka parah dan serius, hingga tak sadarkan diri dan segera dilarikan
kepuskesmas Kalinyamatan untuk mendapatkan pertolongan pertama,jelasnya
Pihak keluarga menyampaikan bahwa setelah insiden itu Nurun dibawa
ke puskesmas dan tak lama di bawa ke RSUD Kartini Jepara di Ruang UGD, setelah
di UGD dan control keadaanya petugas medis ternyata korban mengalami Patah
Tulang Paha sebelah kiri dan Luka serius di bagian Kepala dan dada hingga
perut,terjadi pendarahan dari mulut, Hingga saat ini korban belum sadarkandiri,
beberapa penanganan awal hingga pagi belum ada perkembangan, sampai saat ini,
pengemudi Truk Kontiner yang Mogok tanpa rambu-rambu yang mengalami mogok sebelum kejadian tak ada itikat baik untuk mendampingi
apalagi menghubungi keluarga korban, dia menghilang, sementara informasi
tentang keberadaan supir masih simpangsiur dan dirahasiakan, kami juga belum
punya kontaknya, jelas orang Tua Nurun.


Tinggalkan Balasan