Dari awal kejadian kecelakaan hingga Rujukan ke RSUP Soeradji Tirtonegoro , dan hingga ananda Nurun Nashih di makamkan Supir Kontainer beserta Perwakilan Perusahaan Jasa trucking container dan Perwakilan dari Pihak Perusahaan Forwarder Juga belum tampak hadir.

Sungguh ironis, dan sangat disayangkan, Tampak Dalam Rekaman Video Amatir, Supir kontiner setelah kejadian kecelakaan tidak segera menolong korban, namun dalam rekaman singkat tampak panik mencari-cari pengaman tanda alakadarnya dari Pot Bunga warga Sekitar
Pihak keluarga sangat menyayangkan tak ada itikat baik dari semua pihak yang berkaitan, entah pihak sopir (dari perusahaan jasa Traking) yang tidak sengaja tidak berkomunikasi dan menghindar dari tanggung jawabnya dan juga pihak terkait seperti perusahaan pemilik Box kontiner ( Pihak Perusahaan Forwarder) saat prosesi pemakaman juga tudak hadir.
” Jangankan hadir muncul, Telpon menanyakan keadaan saja tidak, apalagi sampai ada itikat mendampingi kami dalam berjuang menyelamatkan putrakami saja tidak muncul hingga putra kami tiada dan hingga putra kami dimakamkan saja tidak muncul”. apalagi perusahaan traking dan perusahaan Forwarding supirnya menghubungi atau menengok atau berkomunikasi dengan kami, sampai Putra Kami di makamkan saja Tak menghadiri. Padahal, Data kami semua ada pada Polisi yang menangani, bahkan TEPAT saat meninggal di RSUP Soeradji Tirtonegoro Ananda Nurun baru saja dinyatakan meninggal jam 00.30 Wib. dan tak lama pukul 00.56 Wib pihak keluarga menghubungi Petugas dari Polres Jepara, hingga Ananda Nurun Nashih saat di makamkah hingga hari ke 2 pagi beberapa pihak tersebut belum Menghubungi atau Hadir” Jelas Mirza Orang Tua Korban.


Saat awak media hadir turut berbela sungkawa,di rumah duka, Keluarga dan Pendamping menyampaikan terimakasih yang tak terhingga kepada awak media dan lembaga serta semua yang telah membatu melancarkan segala urusan hingga saat ini, dan dalam wawancara singkat Keluarga dan pendamping sangat menyayangkan pada pihak yang terkait adanya kejadian ini tidak ada itikat baik sama sekali dari proses pertolongan, Penanganan, proses pemakaman, hingga pemakaman selesai tak satupun pihak tersebut yang terkait hadir, Kalau seperti ini cara nya dan tidak ada itikat baik, kami akan berkonsultasi dengan pendamping dan Loyer keluarga,Pungkas Pihak Pendamping.Keluarga pada awak media.

Supir kontiner Tiba-tiba Muncul di hari ke Dua
Kemunculan supir kontiner di hari kedua menambah duka yang mendalam bagi keluarga korban, sebab saudara IAW (35 Th) tidak hadir dengan tujuan ikut berduka cita tetapi membuat cerita yang tak masuk di akal dengan menyampaikan cerita kalau kontiner rusak dan mogok tersebut saat di tabrak oleh Almarhum Nurun sempat bergerak maju, dadi kekuarga diajak membayangkan kencangnya motor saat itu, dalam keterangan keluarga yang faham karakter dan akeseharian nurun itu anak nya mengendarai motor tidak pernah kencang apalagi sampai kebut-kebutan, lebih lebih saat itu memboncengkan adiknya, jelas tak masuk diakal dan bisa di bayangkan betapa kencangya saat itu, dan tentunya bisa kita simpulkan sesuai asumsi alibi supir, Truk Kontiner saat itu tidak di pasang ganjal dan tidak di hanrem (Rem Tangan), lebih lebih saat itu juga si supir Truk kontiner meminta dengan memaksa keluarga ( achmad Mirza ) segera ke kantor polisi untuk menanda tangani berkas pencabutan perkara biar pihaknya( supir ) bisa segera bebas dan bisa bekerja, “ Sungguh Tak punya hati dan tak berperikemanusiaan, Jelas Achmad Mirza.***(Alx).




Tinggalkan Balasan