Tiga Motor Pegawai Cleaning Service DPRD Jepara Dibakar Massa, Korban Pasrah Belum Ada Kepastian Ganti Rugi

Avatar pantasadmin

Tiga sepeda motor milik pegawai honorer di bagian cleaning service Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, hangus dibakar massa pada Minggu (31/8/2025) dini hari.

Ketiga motor tersebut menjadi sasaran amuk massa saat kerusuhan terjadi di sekitar Gedung DPRD.
Ketiga korban adalah Mahmudi (30), Arizal (43), dan Ali Mursid (46), yang semuanya merupakan tenaga harian lepas (THL) di kantor DPRD Jepara.

Kronologi Kejadian

Menurut Arizal, salah satu korban, insiden ini terjadi saat ia dan dua temannya sedang beristirahat setelah membeli makan. Mereka sempat dikawal oleh dua anggota TNI saat membeli makanan, namun kerusuhan tiba-tiba pecah saat mereka kembali ke kantor.

“Sampai sini (gedung DPRD) 00.30 WIB, parkir di belakang dekat gudang,” ujar Arizal, Rabu (3/9/2025). “Tiba-tiba ramai, tanpa orasi langsung menjebol,” tambahnya, menggambarkan kedatangan massa yang brutal dan langsung merangsek ke area gedung.

Melihat situasi yang tidak terkendali, Arizal dan rekan-rekannya memilih menyelamatkan diri. Ia baru mengetahui motornya menjadi korban setelah melihat video kejadian tersebut. Motor Arizal dan satu motor lainnya dibakar di area pertigaan dekat pos polisi, sementara satu motor Mio milik temannya dibakar di halaman kantor DPRD.

Kini, Arizal mengaku terpaksa menggunakan motor istrinya untuk bekerja. Pria yang telah bekerja selama 15 tahun di DPRD Jepara ini merasa bingung dan pasrah karena hingga saat ini belum ada kepastian mengenai penggantian atau bantuan untuk motornya yang hangus. “Sampai saat belum ada obrolan akan diganti atau dibantu, tapi gimana lagi,” pungkasnya.*** (alx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *