Gunung Semeru di Lumajang kembali erupsi tiga kali sejak dini hari. Letusan pertama terjadi pukul 04.10 WIB dengan kolom abu setinggi 500 meter, disusul dua letusan lain yang mencapai 600 meter di atas puncak.
Dalam 24 jam terakhir, tercatat 156 kali gempa letusan, menandakan aktivitas vulkanik yang masih tinggi.
PVMBG menetapkan status Semeru tetap di Level II (Waspada). Warga diminta tidak beraktivitas dalam radius 8 km sektor tenggara, khususnya sepanjang Besuk Kobokan, serta menjauhi area 500 meter dari tepi sungai yang berpotensi menjadi jalur lahar.
Tetap pantau informasi resmi dan waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, serta lahar hujan.
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Rabu (19/11/2025) pukul 04.10 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 9 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 500 meter di atas puncak atau 4.176 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 142 detik.
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 19 November 2025 pukul 00.00-23.59 WIB menunjukkan terjadi 156 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 45-180 detik.
Kemudian, 26 kali gempa guguran dengan amplitudo 2-5 mm dan lama gempa 36-130 detik serta 9 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-8 milimeter dan lama gempa 39-67 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 8 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2025, MAGMA Indonesia telah merekam 6.989 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 2.803 kali letusan.



Tinggalkan Balasan