Editor : Nurza
JEPARA, Pantasviral.com, Senin, 19 Februari 2024 Jam 22. 25 WIB Muh Zaenal Arifin Petinggi Desa Parang, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara mendapat laporan dari Abdul Khohar Bin bin Maskuri sehubungan dengan adanya penemuan mayat tanpa identitas yang ditemukan oleh pelapor di sebelah utara perairan Pulau Kembar Parang, Karimunjawa.
Saat di hubungi via telpon pada hari Sabtu, 24/02/2024 oleh media liputan7.id, Petinggi Desa Parang Muh Zaenal Arifin mengatakan “Pada hari Senin tanggal 19 Februari 2024 sekira pukul 21.30 WIB, tempat kejadian di sebelah utara Pulau Kembar ikut Perairan Parang Karimunjawa telah ditemukan Mayat dengan ciri – ciri sebagai berikut;
Nama, Tanpa identitas, Jenis kelamin, laki – laki, Tinggi Badan, 160 cm, Kondisi badan, kepala bagian atas sudah tidak dapat dilihat, mata sudah tidak ada, hidung tidak ada, telinga tidak ada, leher masih utuh, rambut tidak ada, jari kanan kanan hilang semua, Memakai pakaian celana pendek kolor 3/4 warna abu-abu tua, kaos berwarna biru tua lengan pendek bertuliskan ANTI –FLAC dan tidak memakai Celana dalam”.
Adapun saksi yang melihat langsung di lokasi kejadian Abdul Khohar Bin Maskuri, (32 th), Kusen (51 th), Muarofik (42 th) profesi nelayan, Kesemuanya dari Desa Parang RT02/01, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara.
Lebih lanjut Muh Zaenal Arifin mengungkapkan kronologi kejadiannya “Pada hari Senin tanggal 19 Februari 2024 jam 16.00 WIB saksi 1, 2, 3 dan 7 orang lainnya memakai 1 kapal bernama Sari Rizki GT 7 pergi melaut untuk mencari Ikan.
Dengan yang dibawa peralatan tembak pada saat bekerja nembak saksi 1 melihat ada mayat terapung dekat saksi 1 bekerja pada jam 21.30 tepatnya di Sebelah Utara Pulau Parang saksi 1 melihat mayat yang terapung di laut kemudian saksi 1 memanggil saksi 2 , saksi 3 dan 7 orang lainnya.
Yang saat itu tidak jauh dari lokasi saksi 1 yang sedang melaut mencari ikan. Kemudian saksi 2 dan saksi 3 membantu saksi 1 menaikkan mayat tersebut dari laut ke Kapal kemudian mayat tersebut di bawa ke Dermaga Barat Parang dan sandar di Dermaga Barat Parang pada pukul 22.30 wib.
Kemudian Saksi 1 melaporkan kejadian tersebut kepada saya (Muh Zaenal Arifin) dan selanjutnya di evakuasi bersama Pemerintah Desa, Bidan Desa dan masyarakat selanjutnya di makamkan di pemakaman umum desa Parang pada malam itu juga.
Dari keterangan Erwin, medis Bidan Desa Parang korban berjenis kelamin laki – laki, tinggi 160 cm, sudah meninggal lebih kurang 3 minggu, kepala bagian atas sudah tidak dapat dilihat, mata sudah tidak ada, hidung tidak ada, mulut dan janggut tidak ada, telinga tidak ada, leher masih utuh.
Dan warna kulit kuning pucat, rambut tidak ada, bahu masih ada , dada masih ada, punggung, pinggang masih ada, perut masih ada, tangan masih utuh, jari kanan hilang semua, jari tangan kiri masih utuh, kaki masih utuh, jari jempol kanan dan kiri hilang.
Sebelum menutup sambungan telpon petinggi Parang berpesan “Apabila ada yang mengenal/mengetahui ciri-ciri mayat tersebut serta bilamana ingin mengetahui informasi terkait mayat tersebut silahkan hubungi 081325217295
“Sampai saat ini belum ada keluarga atau kerabat yang menghubungi”. pungkas Muh Zaenal Arifin.
Pewarta : Edy /Alex


Tinggalkan Balasan